Jumat, 19 September 2008

Psikoterapi Holistik Islami

Isi dari Al Qur,an mencakup segala aspek dalam kehidupan, baik itu tentang hubungan antara Allah SWT dengan mahlukNya, hubungan manusia dengan manusia (Sosial dalam arti yang sangat luas) juga fenomena alam yang juga luas cakupannya. Dalam kaitan ilmu kejiwaan (psikiatrik) , Al Qur,an telah dengan gamblang membuka pintu keilmuan itu, apa dan mengapa orang bisa mengalami gangguan kejiwaan, semuanya telah ada jawabannya. Buku Psikoterapi Holistik Islami karangan dr.H. Ibin Kutibin T, SpKj mungkin masih menjadi satu-satunya buku yang membahas ilmu kejiwaan dengan mengambil pendekatan secara Islami dengan menyeluruh. Mulai dari sebab sampai penyembuhan (psikoterapi) penderita gangguan jiwa semuanya berdasarkan Al Qur,an. Buku yang harus dibaca oleh semua orang karena bahasa yang dipakainya mudah dipahami dan referensi wajib bagi orang yang mendalami ilmu kejiwaan.

Selasa, 16 September 2008

our forgotten heroes

Alam kemerdekaan yang kita hirup sekarang adalah buah dari perjuangan dan pengorbanan jiwa dan raga dari para pejuang yang telah gagah berani melawan tentara Inggris sang pemenang perang dunia ke 2 juga melawan tentara Belanda yang ingin kembali menjajah indonesia. Tapi tahukah anda bahwa perang besar melawan tentara-tentara bule itu sering terjadi di Bandung pada tahun 1945-1946? pertempuran Fokkerweg, Andir, Lengkong dll adalah bukti heroisme mereka yang dengan senjata seadanya melawan pasukan Inggris yang didominasi pasukan Gurkha yang tenar dengan keberaniannya sebagai tentara bayaran telah "dicicipi" oleh para pejuang kota Bandung. Mereka benar-benar bertempur secara frontal penuh keberanian untuk merebut senjata dan perbekalan Inggris juga mempertahankan kemerdekaan. Senapan, amunisi, granat etc adalah barang langka bagi mereka dan sangat berharga bagi sebuah angkatan perang dari negara yang baru lahir setelah 350 tahun dijajah bangsa asing. Euphoria kemerdekaan sangat kental dalam jiwa mereka, mengalahkan segalanya! Setelah 60 tahun waktu berjalan, tubuh-tubuh perkasa mereka telah dimakan usia tapi semangat dan jiwa mereka untuk kemerdekaan tidak pernah lekang oleh jaman, sebagian kecil dari mereka masih dapat kita jumpai di markas Legiun Veteran Kota Bandung di Jalan Aceh, Markas Legiun Veteran Jawa Barat di Jalan Jawa dan Markas eks PETA diperempatan Jalan Belitung. Tapi, apakah generasi sekarang masih mau peduli kepada mereka dengan apa yang telah mereka perbuat untuk bangsa ini? menghargai dan menempatkan mereka sebagai pahlawan?. Monumen perjuangan mereka memang ada di kota ini, tetapi minim deskripsi tentang apa yang telah terjadi disana. Mereka adalah pahlawan yang terlupakan, coba anda sempatkan diri mampir ke tempat veteran biasa berkumpul di markasnya atau ketika ada peringatan hari 17 Agustus di lapangan Gasibu, dapat kita saksikan banyak dari mereka yang hidup prihatin sampai tua. Badan mereka telah ringkih tidak jiwa mereka! mereka adalah pahlawan kita yang terlupakan atau sengaja dilupakan!